Struktur Perilaku dan Penampilan Pasar Benih Padi di Kabupaten Sumenep


ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU DAN PENAMPILAN PASAR
BENIH PADI DI KABUPATEN SUMENEP

STRUCTURE,CONDUCT AND PERFORMANCE ANALYSIS
OF RICE SEED MARKET IN SUMENEP REGENCY

ABSTRACT
Rice seed is very important production facilities to realize rice self-sufficiency. Intensification and extensification are done to realize rice self-sufficiency needing to improve rice seed certified. The purposes of this study are to analyze structure, conduct, and performance of rice seed market in Sumenep Regency. The new variables found in this research are the variety of seed, class of seed in the concept of product differentiation. Variabel of goverment intervention in terms of quality standardsin concept of berries to entry to the market. And than variabel of roofing price and base price in concept of pricing policies. Descriptive analysis methode are use to analyze market conduct and all concept of market structure except the market concentration. Quantitative analysis methode are use to analyze market concentration in concept of market structure and market performance. The results of this study show that market structure of rice seed market in Sumenep Regency is collusive oligopoly. Marke conduct show that producers are price setter. There are collution between producers to setting the price. Market performance show that rice seed market in Sumenep Regency is efficient, the criteria are marketing channel shortly so marketing margin between retailers and farmers only Rp. 507,50, and R/C ratio of every marketing agency are more than one.
Key words: Rice seed, market structure, market conduct, market performance

ABSTRAK
Benih padi merupakan sarana produksi yang sangat penting untuk mewujudkan swasembada beras. Intensifikasi dan ekstensifikasi yang dilakukan untuk mewujudkan swasembada beras memerlukan benih padi unggul bersertifikat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis struktur, perilaku, dan penampilan pasar benih padi di Kabupaten Sumenep. Variabel baru yang ditemukan dalam penelitian ini yang berbeda dengan penelitian terdahulu adalah varietas benih, kelas benih pada konsep diferensiasi produk, variabel intervensi pemerintah dalam hal standarisasi kualitas pada konsep hambatan masuk pasar, dan juga variabel harga atap dan harga dasar dalam konsep kebijakan penetapan harga. Metode analisis deskriptif digunakan pada perilaku pasar, dan juga semua konsep pada struktur pasar kecuali konsentrasi pasar. Metode analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis konsep konsentrasi pasar pada struktur pasar, dan penampilan pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pasar benih padi di Kabupaten Sumenep adalah oligopoli kolusif. Perilaku pasar menunjukkan produsen sebagai penentu harga. Terdapat kolusi antar produsen dalam menetapkan harga. Penampilan pasar menunjukkan pemasaran benih padi di Kabupaten Sumenep berjalan efisien, dengan kriteria pendeknya saluran pemasaran membuat marjin pemasaran ditingkat pengecer dan petani hanya Rp. 507,50 serta R/C rasio pada setiap lembaga pemasaran lebih dari satu.
Kata kunci : Benih padi, struktur pasar, perilaku pasar, penampilan pasar  

Untuk file lengkapnya silahkan download di link berikut:

Komentar

Postingan Populer